Meulaboh (Aentenews) - Bupati Aceh Barat Tarmizi menilai kerja sama pihaknya dengan Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya itu penting dan merupakan kebutuhan mendesak untuk menjawab tantangan pembangunan daerah saat ini.
“Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) adalah kunci, dan itu membutuhkan kolaborasi dengan perguruan tinggi,” katanya usai penandatanganan kesepakatan bersama dengan ITS Surabaya dan USK Banda Aceh di Meulaboh, Ahad (18/10) malam.
Untuk itu, bupati meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) Aceh Barat segera memetakan kebutuhan program kerja yang dapat disinergikan bersama ITS dan USK.
“Aceh masih bergantung pada dana otonomi khusus, pendapatan asli daerah atau PAD kecil, pengangguran dan kemiskinan masih tinggi. Untuk menjawab tantangan ini, kita fokus pada pemberdayaan UMKM,” ujar Tarmizi.
Ia menyebutkan, UMKM sebagai sektor strategis untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran, sekaligus menciptakan lapangan kerja baru. Namun, penguatan UMKM membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang unggul.
“Kerja sama ini harus sesuai dengan RPJMD. Tenaga ahli dan SDM dari universitas bisa membantu, asalkan SKPK memetakan kebutuhan dengan jelas,” tegasnya.
Lebih lanjut, Tarmizi menjelaskan, Kerja sama ini diharapkan menjadi landasan kuat bagi pengembangan riset terapan, inovasi kebijakan, serta peningkatan kompetensi aparatur dan masyarakat di Aceh Barat.