Foto Dok Pemkab Abdij.
Aceh Barat Daya (Aentenews) - Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Safaruddin menyoroti penyaluran bantuan sosial yang selama ini dinilai masih berpotensi belum tepat sasaran dan salah satunya persoalan yang muncul di lapangan pembagian dana Desa secara merata tanpa mempertimbangkan tingkat kemiskinan penerima manfaat.
Hal itu disampaikannya, saat menggelar Rapat Kerja (Raker) dalam Penanggulangan Kemiskinan di Aula Bapperida Abdya, Rabu (19/8/2026).
Dalam raker tersebut, pemerintah mulai mengubah strategi pola penanggulangan kemiskinan ekstrem dengan menghentikan pola bantuan yang tumpang tindih dan mengganti dengan metode baru yang tepat sasaran berkelanjutan.
Bupati Abdya Safaruddin menegaskan, pemerintah daerah tidak akan terus menambah program bantuan. Fokusnya kini memastikan bantuan yang sudah tersedia tepat sasaran, terintegrasi, dan mampu mendorong warga miskin ekstrem keluar dari kondisi tersebut secara berkelanjutan.
“Kita bukan untuk memberikan bantuan baru ataupun program yang baru. Namun Kita fokus mengarahkan pola baru supaya skema dan peta jalannya bisa terselesaikan dan sifatnya berkelanjutan,” ujar Safaruddin.
Menurutnya, penanganan kemiskinan ekstrem akan diarahkan untuk menyelesaikan persoalan warga secara menyeluruh, mulai dari kebutuhan dasar hingga kemandirian ekonomi.