langsa

Gelar wisata memancing, perkenalkan hutan manggrove terluas di Asia Tenggara

Senin, 19 Oktober 2026 | 00:04 WIB
Komunitas Mancing Bareng (Mabar) Cakra ke 12 dan Merah Mata Fishing (MMF) foto bersama seusai menggelar kegiatan sosial menyantuni anak yatim di Kota Langsa, Aceh, Minggu (18/10/2026). foto Dok MMF.

 

 

Aceh Timur (Aentenews) – Wisata Memancing bukan sekedar hobi atau mengisi waktu luang, melainkan aktivitas rekreasi , sarana melatih kesabaran dan juga bagian dari upaya pengembangan sektor wisata dan ekonomi  kreatif.

 

Seperti yang dilakukan dalam kegiatan Mancing Bareng (Mabar)  Cakra ke 12 yang berkolaborasi dengan komunitas memancing, Merah Mata Fising , puluhan pemancing dari berbagai daerah meramaikan kawasan Muara Alue Dua, Kota Langsa, Aceh, pada Minggu (18/10/2026),

 

Dalam kegiatan Mancing Bareng (Mabar) CAKRA ke-12 yang dirangkai dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 komunitas Merah Mata Fishing (MMF) tersebut, komunitas memancing memilih spot lokasi wisata  ekosistem hutan Manggrove, di perairan Langsa, Aceh.

 

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang menyalurkan hobi memancing, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi antarkomunitas sekaligus memperkenalkan potensi wisata bahari dan keindahan ekosistem hutan mangrove,  salah satu hutan mangrove terluas di Asia Tenggara dengan luas sekitar 8 ribu hektar.

 

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia menyiapkan sebanyak 22 unit perahu mesin atau boat yang digunakan para peserta menjelajahi spot-spot memancing di sekitar Muara Alue Dua.

 

Ketua Penyelenggara, Yuza Octavianus, mengatakan Mabar CAKRA ke-12 merupakan wadah kolaborasi antarpemancing dari berbagai daerah sekaligus upaya mempromosikan potensi wisata memancing dan selain aksi peduli lingkungan.  

 

"Kegiatan ini bukan sekadar memancing bersama, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan antarkomunitas. Kami ingin memperkenalkan Muara Alue Dua sebagai salah satu destinasi wisata memancing yang memiliki potensi besar, didukung keindahan kawasan hutan mangrove," ujar Yuza.

Halaman:

Tags

Terkini