ekonomi

Simak alasan Bulog libatkan TNI salurkan bantuan pangan 

Sabtu, 12 September 2026 | 12:14 WIB



Presiden Prabowo Subianto telah memberikan dukungan terhadap penambahan Bantuan Pangan periode Oktober hingga Desember 2026 dengan total kuantum mencapai 1 juta ton beras untuk 33,2 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang mencakup kelompok Desil 1 sampai dengan Desil 4.





Selain Bantuan Pangan, Pemerintah juga menyetujui penambahan Beras SPHP sebanyak 1 juta ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada periode September 2026 hingga Maret 2027. 





Penguatan stabilisasi pangan juga dilakukan melalui penambahan Jagung SPHP sebanyak 150.000 ton yang diperuntukkan bagi kebutuhan peternak mikro, baik ayam pedaging maupun ayam petelur.





Di sisi lain, Pemerintah mendorong program hilirisasi beras melalui pemanfaatan sekitar 380.000 ton beras dengan usia simpan lebih dari 10 bulan atau yang mengalami penurunan mutu menjadi bahan baku tepung beras untuk mendukung kebutuhan industri dan UMKM nasional.





Melalui penguatan sinergi tersebut, Bulog berkomitmen menjaga kelancaran penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah sekaligus mendukung upaya Pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional menghadapi berbagai tantangan ke depan.





Aentenews /Redaksi





Jakarta (Aentenews) - Perum Bulog memperkuat sinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk mempercepat dan memasifkan penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah kepada masyarakat penerima manfaat. 





Direktur Utama Perum Bulog Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan koordinasi langsung dengan Kepala Staf Teritorial TNI Letnan Jenderal TNI Bambang Trisnohadi terkait pembahasan percepatan penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) kepada masyarakat di Markas Besar TNI, Cilangkap, Kamis (10/9/2026). 

Halaman:

Tags

Terkini

BGN tegas, tutup 1.999 dapur SPPG 

Rabu, 9 September 2026 | 23:28 WIB

Empat bandara ditutup hari ini hingga pukul 18.00 WIB

Senin, 7 September 2026 | 11:48 WIB