ekonomi

Akibat turun mutu, 380.000 ton beras nasional dilelang jadi tepung

Kamis, 10 September 2026 | 12:20 WIB


Ilustrasi.Stok beras bulog Aceh. Aentenews Foto/Ampelsa





Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan  menyatakan pemerintah menyepakati hilirisasi 380.000 ton beras yang mengalami penurunan mutu menjadi tepung, guna menjaga nilai ekonomi serta menstabilkan harga pangan. 





Mengutip Website resmi Kemenko Bidang Pangan di Jakarta, Selasa (8/9/2026), Zulhas menyampaikan kebijakan tersebut telah diputuskan dalam rapat koordinasi pemerintah sebagai bagian dari langkah memperkuat pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang terus berada pada tingkat tinggi, mencapai 5 juta ton lebih. 





"Itu (stok beras) yang mutunya turun, itu nanti bisa dibeli oleh pabrik-pabrik pengusaha tepung, itu (stok beras turun mutu) untuk dijadikan tepung, sehingga harga tepung yang naik juga bisa turun," kata Zulhas.





Zulhas menjelaskan stok beras Perum Bulog yang melimpah menyebabkan sebagian beras mengalami penurunan mutu, sehingga perlu dimanfaatkan kembali melalui program hilirisasi. Pemerintah memperkirakan sekitar 380.000 ton beras dengan mutu menurun dapat dilelang kepada industri pengolahan tepung dengan harga minimal Rp 11.000 per kilogram agar tetap bernilai ekonomi. 





Harga lelang tersebut hanya berbeda sekitar Rp 1.000 per kilogram dibandingkan harga beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dijual kepada masyarakat seharga Rp 12.500 per kilogram. Beras hasil lelang selanjutnya akan diolah menjadi tepung oleh industri, sehingga dapat menambah pasokan bahan baku sekaligus membantu memenuhi kebutuhan tepung yang terus meningkat di pasar. 





Pemerintah berharap peningkatan pasokan tepung dari hasil hilirisasi tersebut mampu menekan harga tepung, sehingga kebutuhan industri makanan, usaha kecil, dan masyarakat tetap terpenuhi secara terjangkau. 


Halaman:

Tags

Terkini

BGN tegas, tutup 1.999 dapur SPPG 

Rabu, 9 September 2026 | 23:28 WIB

Empat bandara ditutup hari ini hingga pukul 18.00 WIB

Senin, 7 September 2026 | 11:48 WIB