Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian (tengah) saat Rapat Koordinasi Terkait Penanganan Bencana Alam, Percepatan Realisasi Bantuan Keuangan Presiden dan Pembahasan Bantuan Pembangunan Hunian Tetap. Dok. Satgas PRR/Alva Aprillio
Jakarta (Aentenews) - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana mempercepat penyelesaian enam paket lelang hunian tetap (huntap) komunal atau relokasi terpusat bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat agar pembangunan fisik segera berjalan dalam sisa waktu pelaksanaan tahun 2026.
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menangani 25 paket pembangunan huntap komunal dengan target 7.952 unit pada 2026. Sebanyak 19 paket telah ditetapkan pemenangnya, mencakup 5.415 unit huntap yang siap dibangun, sedangkan enam paket lainnya masih dalam proses penyelesaian lelang.
Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian mengatakan percepatan proses lelang penting dilakukan agar masyarakat terdampak segera memperoleh kepastian pembangunan hunian yang aman dan layak.
“Waktunya tinggal pendek ini. Ini sudah September, Oktober, November, Desember, tinggal tiga bulan setengah,” ujar Tito dalam Rapat Koordinasi Terkait Penanganan Bencana Alam, Percepatan Realisasi Bantuan Keuangan Presiden dan Pembahasan Bantuan Pembangunan Hunian Tetap, Selasa (8/9/2026).
Tito mengatakan 19 paket yang telah memiliki pemenang harus segera memasuki tahap pelaksanaan. Sementara itu, enam paket lelang tersisa diharapkan dapat diselesaikan dalam satu hingga dua pekan ke depan.
“Ada 25 paket yang dikerjakan oleh Kementerian PKP. Proses lelangnya sudah berjalan, 19 paket tinggal enam paket lagi. Mudah-mudahan bisa selesai dalam waktu seminggu dua minggu ini,” kata Tito.