ekonomi

Bulog tetap serap gabah dan beras petani, berikut alasannya 

Senin, 27 Juli 2026 | 22:49 WIB
Foto Dok Perum Bulog


Jakarta (Aentenews) - Direktur Utama Perum Bulog, Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan meski target pengadaan 4 juta ton tercapai, pihaknya tidak akan menghentikan penyerapan gabah dan beras hasil panen petani dalam negeri. 





Sebaliknya, Bulog akan terus mengoptimalkan penyerapan sesuai ketersediaan produksi nasional sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat cadangan pangan nasional.





Komitmen Bulog, katanya, pemerintah terus hadir untuk petani. Setelah target tercapai pun kami akan tetap menyerap hasil panen dalam negeri semaksimal mungkin sesuai penugasan pemerintah dan kapasitas yang tersedia. 





Langkah ini penting untuk menjaga harga gabah tetap baik di tingkat petani, meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus memperbesar Cadangan Beras Pemerintah sebagai instrumen utama menjaga stabilitas pangan nasional,” tegasnya





Hal itu disampaikannya terkait capai pengadaan setara beras hasil panen dalam negeri  menembus angka 3,5 juta ton hingga 24 Juli 2026 atau sekitar 87 persen dari target nasional sebesar 4 juta ton. 





Siaran pers Perum Bulog, Sabtu (25/7/2026) , menjelaskan capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan berkelanjutan.





Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan pengadaan tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan yang bekerja secara terpadu sejak masa panen hingga penyerapan gabah dan beras di berbagai daerah.


Halaman:

Tags

Terkini

BGN tegas, tutup 1.999 dapur SPPG 

Rabu, 9 September 2026 | 23:28 WIB

Empat bandara ditutup hari ini hingga pukul 18.00 WIB

Senin, 7 September 2026 | 11:48 WIB