ekonomi

Presiden resmikan lima bendungan, apakah ada di Aceh?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 00:55 WIB


Foto: Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I telah merampungkan pembangunan Bendungan Keureuto.





Lombok Barat (Aentenews) -  Presiden Prabowo Subianto meresmikan secara serentak pembangunan lima bendungan yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia, dua di antaranya berada di Provinsi Aceh.





Acara peresmian kelima bendungan tersebut digelar di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Jumat, 10 Juli 2026.





Kelima bendungan tersebut dibangun dengan total nilai kontrak senilai Rp9,79 triliun. Adapun kelima bendungan yang diresmikan, yakni Bendungan Meninting memiliki kapasitas tampungan 9,91 juta meter kubik dengan luas genangan 46,16 hektare.





Bendungan Keureuto di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, memiliki kapasitas tampungan 215,94 juta meter kubik dengan luas genangan 896,39 hektare, Bendungan Rukoh di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, memiliki kapasitas tampungan 128,65 juta meter kubik dengan luas genangan 700 hektare.





Selanjutnya, Bendungan Jlantah di Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah, memiliki kapasitas tampungan 10,97 juta meter kubik dengan luas genangan 50 hektare dan terakhir Bendungan Sidan di Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, memiliki kapasitas tampungan 5,76 juta meter kubik dengan luas genangan 37,15 hektare.





“Saya bersyukur bendungan ini bisa saya yang resmikan. Tetapi pendahulu-pendahulu saya semua berjasa. Saya selalu ingatkan seluruh bangsa, berpikirlah untuk bangsa, berpikirlah untuk rakyat, berpikirlah untuk kebaikan semua. Berpikirlah untuk seluruh keluarga besar, seluruh rakyat Indonesia,” ucap Presiden Prabowo.


Halaman:

Tags

Terkini

BGN tegas, tutup 1.999 dapur SPPG 

Rabu, 9 September 2026 | 23:28 WIB

Empat bandara ditutup hari ini hingga pukul 18.00 WIB

Senin, 7 September 2026 | 11:48 WIB