Selain benih, Kementan juga akan membantu alat mesin pertanian seperti kultivator dalam bentuk pinjaman yang dapat dikelola secara bergilir antarkelompok tani. Dengan sistem tersebut, bantuan pemerintah diharapkan dapat dimanfaatkan lebih luas dan berkelanjutan.
Ia optimistis sinergi antara petani, pemerintah dan konsumen akan menjadi fondasi penting untuk mewujudkan kemandirian bawang putih nasional. Menurutnya, dengan dukungan yang konsisten, Indonesia dapat secara bertahap mengurangi ketergantungan terhadap impor dan memenuhi kebutuhan dalam negeri dari produksi petani sendiri.
“Kami punya cita-cita agar petani bawang putih Indonesia bisa berdiri di kaki sendiri. Memang membutuhkan proses, tetapi dengan momentum ini kami optimistis suatu saat kebutuhan bawang putih nasional dapat dipenuhi sepenuhnya dari produksi dalam negeri,” demikian kata Mentan Amran.
Aentenews by Ampelsa