ekonomi

Mentan sebut hampir Rp10 triliun pengadaan benih, berikut peringatan untuk produsen

Rabu, 17 Juni 2026 | 15:14 WIB
Foto Dok Kementan



"Kami akan cek langsung sampai ke lapangan. Kalau jumlahnya kurang atau kualitasnya tidak sesuai, wajib diganti dan bisa diproses secara hukum. Jangan pernah berpikir bisa lolos dari pengawasan," ujar Mentan Amran.





 "Kalau ada yang mengaku keluarga saya, orang dekat saya, atau merasa dibacking oleh siapa pun, langsung saya batalkan. Tidak ada perlakuan khusus. Presiden juga sudah menegaskan tidak ada kompromi terhadap pelanggaran," ujarnya.





Lebih lanjut, Mentan Amran mengatakan pemerintah akan menerapkan sistem evaluasi ketat terhadap seluruh penyedia benih. Perusahaan yang menunjukkan kinerja baik akan diprioritaskan dalam program berikutnya, sedangkan perusahaan yang tidak memenuhi standar akan dicoret dari daftar mitra pemerintah.





"Tahun depan ditentukan oleh kinerja tahun ini. Yang bekerja baik akan kami beri kesempatan lebih besar. Yang tidak baik, kami blacklist. Kami ingin program ini benar-benar menghasilkan benih berkualitas untuk meningkatkan produksi dan produktivitas perkebunan nasional," katanya.





Mentan Amran menegaskan bahwa produsen benih merupakan mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan daya saing komoditas perkebunan Indonesia. Karena itu, ia meminta seluruh pihak menjaga integritas dan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.





"Anda adalah mitra strategis pemerintah. Kalau bekerja benar, Anda membantu petani dan membantu negara. Tetapi kalau bermain-main, kami akan tindak tegas tanpa pandang bulu," tegasnya.





Dalam kesempatan itu juga dilakukan Penandatanganan Pakta Integritas antara Direktorat Perbenihan Perkebunan dengan penyedia produksi benih komoditas kelapa, kopi, kakao, tebu, pala, lada, dan jambu mete sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga integritas, transparansi, dan kualitas benih yang disalurkan kepada petani.





Aentenews by Ampes

Halaman:

Tags

Terkini

BGN tegas, tutup 1.999 dapur SPPG 

Rabu, 9 September 2026 | 23:28 WIB

Empat bandara ditutup hari ini hingga pukul 18.00 WIB

Senin, 7 September 2026 | 11:48 WIB