ekonomi

Mentan sebut hampir Rp10 triliun pengadaan benih, berikut peringatan untuk produsen

Rabu, 17 Juni 2026 | 15:14 WIB
Foto Dok Kementan


Jakarta (Aentenews) - Menteri pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menegaskan kepada seluruh produsen dan penyedia benih perkebunan agar tidak bermain-main dalam pelaksanaan program pemerintah, terutama terkait kualitas, jumlah, dan ketepatan distribusi benih kepada petani. 





Penegasan tersebut disampaikan Mentan Amran saat membuka Rapat Koordinasi Kegiatan Produksi Benih Perkebunan Tahun 2026 yang berlangsung di Auditorium F Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu (17/6/2026). 





"Saya minta semua bekerja dengan baik. Jangan coba-coba bermain dengan kualitas benih, jumlah benih, ataupun proses pengadaannya. Kalau ada yang melanggar, kami tidak akan kompromi. Kami minta Satgas, aparat penegak hukum, KPK, TNI, dan Polri ikut mengawal," tegas Mentan Amran.





Kegiatan tersebut dihadiri oleh 198 produsen benih perkebunan dari berbagai daerah yang terlibat dalam program penyediaan benih nasional. Ia memastikan pemerintah akan menindak tegas setiap pelanggaran, mulai dari pencoretan sebagai mitra hingga proses hukum.





 Mentan Amran menegaskan, pengawasan ketat dilakukan karena pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp9,95 triliun untuk program penyediaan dan pengembangan bibit komoditas perkebunan strategis yang disalurkan melalui Kementerian Pertanian. Anggaran tersebut merupakan investasi besar negara untuk meningkatkan produktivitas perkebunan sekaligus memperkuat kesejahteraan petani.





"Ini program strategis dan anggarannya hampir Rp10 triliun. Tidak boleh ada yang bermain-main. Uang negara harus benar-benar sampai kepada petani dalam bentuk benih yang berkualitas dan sesuai spesifikasi," tegas Mentan Amran.





Menurutnya, seluruh penyedia benih harus bertanggung jawab penuh terhadap kontrak yang telah disepakati dan memastikan benih yang disalurkan sesuai spesifikasi yang ditetapkan pemerintah. Ia menegaskan bahwa Kementan telah menyiapkan sistem pengawasan hingga tingkat desa untuk memastikan setiap bantuan benih dapat dipantau secara real time.


Halaman:

Tags

Terkini

BGN tegas, tutup 1.999 dapur SPPG 

Rabu, 9 September 2026 | 23:28 WIB

Empat bandara ditutup hari ini hingga pukul 18.00 WIB

Senin, 7 September 2026 | 11:48 WIB