ekonomi

Secepatnya musim tanam, stok pupuk subsidi cukup tersedia 6,49 juta ton 

Sabtu, 9 Mei 2026 | 22:17 WIB
Petani menanam padi saat memasuki musim tanam serentak di kabupaten Aceh Besar. Aentenews Fot/Ampelsa.



 "Stok pupuk subsidi masih sangat mencukupi. Ini momentum yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Kami mendorong petani untuk segera melakukan percepatan tanam dan menggunakan pupuk secara bijak agar hasilnya optimal," ujar Andi Nur





Pemerintah tengah melakukan pembenahan menyeluruh dalam tata kelola pupuk subsidi. Salah satu gebrakan utamanya adalah digitalisasi sistem penyaluran melalui e-RDKK, yang membuat proses pendataan dan verifikasi menjadi lebih cepat, transparan, dan akurat. Langkah ini dinilai penting untuk memangkas kerumitan birokrasi yang selama ini kerap dikeluhkan petani.





Tak berhenti di sana, pemerintah juga mengambil langkah strategis dengan memangkas Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi hingga 20 persen. Kebijakan ini menyasar sejumlah jenis pupuk yang paling banyak digunakan petani, antara lain Urea, NPK Phonska, NPK Formula Khusus, ZA, dan pupuk organik. 





Dengan harga yang lebih terjangkau, pemerintah berharap daya beli petani meningkat sekaligus mendorong penggunaan pupuk yang lebih optimal demi memperkuat produksi pangan nasional.





Kementan optimistis berbagai pembenahan ini akan memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan. Dengan pupuk yang semakin mudah diakses, harga lebih terjangkau, dan distribusi yang kian tertata, petani diharapkan mampu mendongkrak produktivitas dan berkontribusi nyata terhadap kedaulatan pangan Indonesia.





Aentenews by Ampelsa


Halaman:

Tags

Terkini

BGN tegas, tutup 1.999 dapur SPPG 

Rabu, 9 September 2026 | 23:28 WIB

Empat bandara ditutup hari ini hingga pukul 18.00 WIB

Senin, 7 September 2026 | 11:48 WIB