ekonomi

BI Aceh sebut IRT berperan jaga stabilitas harga pangan

Kamis, 20 November 2025 | 21:59 WIB
Dok Bank Indonesia perwakilan aceh


Banda Aceh (Aentenews) - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Aceh menekankan pentingnya peran ibu rumah tangga (IRT) dalam menjaga stabilitas harga, khususnya bahan pangan yang menjadi menjadi komponen utama inflasi, kata Kepala Tim Perumusan Kebijakan Kantor Perwakilan BI Aceh, Hendy Hadian.





“Peran utama ada di ibu-ibu (IRT--red) sekalian, terutama terkait inflasi bahan pangan yang berada di dapur setiap rumah. Ibu-ibu sebagai konsumen yang membeli bahan pangan di pasar, terutama cabai, yang saat harganya naik bisa mempengaruhi inflasi,” ujar Hendy.





BI Aceh menggelar cooking class bertajuk “Dapur Cerdas Inflasi” di Banda Aceh, Kamis (20/11). Kegiatan itu diikuti ibu-ibu anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Syiah Kuala (USK).





Inflasi Aceh saat ini menempati posisi ketiga tertinggi di Indonesia setelah Sumatera Utara dan Riau, dengan angka 3,6 persen, sedikit di atas target nasional 3,5 persen. Berbagai upaya telah dilakukan BI Aceh untuk menstabilkan harga pangan, termasuk memfasilitasi petani cabai dan bawang, serta mendatangkan cabai dari daerah lain saat harga sempat melonjak hingga Rp90.000 per kilogram, dan kini turun menjadi Rp40.000–50.000 per kilogram.





“Untuk itu, ibu-ibu jangan memborong bahan pangan. Belanja dengan bijak, dan di dapur masak dengan cerdas agar inflasi Aceh lebih terjaga. Kedepan, mari sama-sama kita jaga inflasi. BI juga terus menjaga pasokan bahan pangan di Aceh,” tambah Hendy.





Dalam cooking class tersebut, Chef Surya Firdaus, MasterChef Indonesia asal Aceh membagikan tips memasak praktis, hemat bahan, dan tetap lezat.





Sementara itu, Ketua DWP USK, Eti Indarti Marwan, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut.


Halaman:

Tags

Terkini

BGN tegas, tutup 1.999 dapur SPPG 

Rabu, 9 September 2026 | 23:28 WIB

Empat bandara ditutup hari ini hingga pukul 18.00 WIB

Senin, 7 September 2026 | 11:48 WIB