Rabu, 30 September 2026

Nilai perdagangan Indonesia-China naik 13 persen

Photo Author
Azhari, AenteNews.com
- Rabu, 4 Februari 2026 | 09:06 WIB
Screenshot
Screenshot


Foto yang diabadikan pada 28 November 2025 ini menunjukkan sebuah kapal kargo bermuatan kelapa segar asal Indonesia berlabuh di dermaga di Provinsi Hainan, China selatan. (Xinhua)





Jakarta (Xinhua/Indonesia Window/Aentenews) – Neraca bilateral antara Indonesia dan China meningkat 13,2 persen pada 2025, dengan ekspor dan impor membukukan pertumbuhan positif di tengah menguatnya kerja sama ekonomi dan perdagangan kedua negara. 





Jakarta Nilai perdagangan bilateral antara Indonesia dan China meningkat 13,2 persen pada 2025, dengan ekspor dan impor membukukan pertumbuhan positif di tengah menguatnya kerja sama ekonomi dan perdagangan kedua negara.





Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada 2 Februari 2026, nilai perdagangan Indonesia dengan China naik menjadi 154,58 miliar dolar AS pada 2025.





Jumlah ini terdiri atas nilai ekspor sebesar 67,04 miliar dolar AS dan impor mencapai 87,54 miliar dolar AS. Ekspor dan impor masing-masing meningkat 6,9 persen dan 18,53 persen.*1 dolar AS = 16.800 rupiah.





Berdasarkan kinerja tersebut, China tetap menjadi mitra dagang utama bagi Indonesia dengan pangsaekspor dan impor masing-masing mencapai 23,7 persen dan 36,2 persen.





BPS menguraikan beberapa komoditas dengan peningkatan ekspor tertinggi ke China pada 2025 antara lain perhiasan nonperak, feronikel, sel fotovoltaik, minyak kelapa sawit, emas, hingga kopi robusta.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Azhari

Tags

Terkini

BGN tegas, tutup 1.999 dapur SPPG 

Rabu, 9 September 2026 | 23:28 WIB

Empat bandara ditutup hari ini hingga pukul 18.00 WIB

Senin, 7 September 2026 | 11:48 WIB

Terpopuler

X