Oleh karena itu, wali kota mengatakan pengolahan sampah bukan sekedar menyelesaikan permasalahan sampah, tapi juga bagaimana agar bisa memanfaatkannya untuk energi.
Selain berupaya untuk menyelesaikan tumpukan sampah di TPA, Illiza juga ingin mengimplementasikan Teknologi Olah Sampah di Sumbernya (TOSS) dan skema kelistrikan hibrida di kampung-kampung, TPS, dan Bank Sampah yang ada di kota Banda Aceh.
“Jika kita mampu mengolah sampah di sumbernya dan memanfaatkan bahan bakar terbarukan padat untuk energi, maka bukan hanya listrik yang didapatkan tapi juga bisa mensubstitusi bahan bakar gas untuk memasak bagi masyarakat di Kota Banda Aceh, " katanya menambahkan.
Menurut Illiza apa yang diusulkan oleh PT APCA Tirta Engineering dan PT Comestoarra sangat relevan dengan situasi saat ini dan menjadi ‘doa yang terjawab’ atas keinginan untuk bisa mewujudkan masyarakat Kota Banda Aceh yang tangguh. //Redaksi.