Mari kita renungkan, katanya, bahwa bencana gempa atau bencana kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di negeri ini, sebagai pengingat bagi manusia untuk melakukan introspeksi diri atas hubungan mereka dengan alam dan sesama.
Selain menggelar doa bersama, keluarga besar MTsN I Model Banda Aceh juga melakukan aksi solidaritas penggalangan dana untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak gempa di NTT.
Sementara, Kepala MTsN I Model, Ummiyani, menyatakan doa bersama dan penggalangan dana di lingkungan sekolah sebagai bentuk edukasi sosial dan membangun solidaritas sesama anak bangsa, khususnya bagi siswa di lembaga pendidikan.
“Kesadaran spiritual, musibah menjadi sarana untuk mendekatkan diri kembali kepada Allah SWT dan meningkatkan rasa syukur. Manusia diajak untuk lebih bijak dan tidak serakah dalam mengelola bumi untuk masa depan anak bangsa,” demikian kata Kepala MTsN I Model, Ummiyani.
Aentenews by Ampelsa