banda-aceh

Ini aksiku, sejam untuk bumi di Masjid Raya Baiturrahman

Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:24 WIB


Banda Aceh (Aentenews) – Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Earth Hour Aceh membentangkan spanduk dan poster bertuliskan tentang ajakan kepada msyarakat dunia peduli terhadap lingkungan saat menggelar aksi di halaman Masjid raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (28/3/2026).





Aksi damai yang berlangsung  jam 07.00 Wib hingga selesai di Masjid Raya, Ikon Kota Banda Aceh itu, mengkampanyekan isu lingkungan, perubahan iklim dan hilangnya keanekaragaman hayati. 





Aksi Earth Hour dengan membawa berbagai simbol lingkungan  juga mengusung pesan utama, “Ini Aksiku, 1 jam Untuk Bumi”. Aksi tersebut dalam rangka memperingati kegiatan Switch Off & Street Campaign Earth Hour 2026.





Aksi Earth Hour yang diikuti oleh berbagai negara sebagai bentuk dukungan nyata bagi keberlanjutan bumi mengajak masyarakat mematikan lampu selama satu jam. "Mari matikan lampu selama satu jam," kata aktivis saat orasi. Ajakan mematikan lampu hanya satu jam, mungkin dianggap hal kecil atau sederhana namun bermakna untuk berbuat hal yang lebih besar di masa mendatang.





Koordinator Earth Hour Aceh, Nur Rafiqa dalam orasinya yang memilih Lokasi di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, selain isu lingkungan, juga menyoroti populasi Gajah Sumatera yang semakin terancam punah, khusus di provinsi Aceh  dampak dari keruksan lingkungan.





Belum lama ini, sekitar empat bulan pascabencana banjir dan longsor Sumatera, di Aceh, Sumbar dan Sumut membuktikan tingkat kerusakan lingkungan sudah sangat serius dan tidak hanya berdampak pada kerugian harta benda , melainkan  satwa dilindungi seperti Gajah Sumatera juga terdampak habitatnya dan kehilangan sumber makanan.





Lebih lanjut, Nur Rafiqa menyatakan aksi ini merupakan suara rakyat yang dapat menjangkau lebih luas kampanye peduli lingkungan serta menginspirasi  masyarakat  dan negara hadir untuk beraksi menjaga bumi.


Halaman:

Tags

Terkini

Insan pers Aceh berduka, H Sjamsul Kahar meninggal dunia

Kamis, 24 September 2026 | 09:00 WIB

Perlindungan pekerja rentan di Banda Aceh

Senin, 21 September 2026 | 17:18 WIB

Biaya produksi kapal ikan meningkat

Senin, 21 September 2026 | 13:56 WIB

Eksploitasi berlebihan ancam populasi hiu

Senin, 21 September 2026 | 12:01 WIB

Segera dibangun di Kota Banda Aceh, Hotel Aceh Heritage

Sabtu, 19 September 2026 | 09:06 WIB

Budaya Jumat Bersih ASN di Banda Aceh

Jumat, 18 September 2026 | 09:57 WIB

Dihukum hingga 100 kali cambuk

Kamis, 17 September 2026 | 14:53 WIB

Antrean warga paket sembako subsidi

Rabu, 16 September 2026 | 12:25 WIB

Harga bawang stabil, cabai naik 100 persen

Rabu, 16 September 2026 | 11:55 WIB

Lonjakan harga ayam potong di Aceh

Rabu, 16 September 2026 | 10:51 WIB

Mungkin minuman ini yang cocok untuk anda di musim panas

Minggu, 13 September 2026 | 13:39 WIB

Panen tiram di waduk pengendalian banjir

Minggu, 13 September 2026 | 09:42 WIB

Alih fungsi lahan tambak untuk perumahan

Sabtu, 12 September 2026 | 23:35 WIB

Hutan manggrove pesisir Banda Aceh terancam hilang

Sabtu, 12 September 2026 | 23:05 WIB

Burung kuntul terancam pembangunan rumah

Sabtu, 12 September 2026 | 22:37 WIB