Ramadan bukan hanya sebagai ibadah, tetapi juga momentum untuk menggerakkan solidaritas sosial sekaligus menguatkan ekonomi masyarakat. “Salah satunya melalui hadirnya Pasar 1001 Malam ini.”
“Pasar ini bukan sekadar ruang transaksi ekonomi. Lebih dari itu, Pasar 1001 Malam menjadi ruang pemberdayaan bagi masyarakat, ruang harapan bagi pelaku usaha kecil, sekaligus ruang kolaborasi bagi berbagai pihak dalam menguatkan ekonomi rakyat,” ujar Illiza.
Ia juga menyampaikan bahwa ekonomi Kota Banda Aceh tumbuh dari kekuatan masyarakatnya. “Dari para pedagang kecil, pelaku usaha rumahan, para ibu yang berjualan makanan, hingga generasi muda yang mulai merintis usaha kreatif.”
Hingga Desember 2025, tercatat 47.640
pelaku UMKM di Kota Banda Aceh. Angka ini menunjukkan betapa besarnya peran UMKM sebagai tulang punggung ekonomi kota kita, sekaligus menjadi penggerak ekonomi keluarga dan masyarakat,” ujarnya.
Karena itu, Pemerintah Kota Banda Aceh terus berupaya menghadirkan berbagai program untuk memperkuat UMKM agar tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dan berkembang, sebut Illiza.//Redaksi.