banda-aceh

Mahasiswa tuntut transparansi penggunaan anggaran bencana banjir Aceh

Senin, 2 Maret 2026 | 15:45 WIB


Banda Aceh (Aentenews) – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa  Pembela Tanah Aceh (GAMPATA)  membawa poster dan spanduk menuju kantor Gubernur Aceh untuk menggelar aksi menuntut transparansi pemerintah dalam penggunaan anggaran bencana banjir.





 Setelah berhasil memasuki perkarangan kantor Gubernur Aceh sekitar pukul 10.35 WIB. Mahasiswa langsung membentangkan poster dan spanduk yang bertulisakan kritikan dan tuntutan penggunaan dana bencana banjir dan termasuk dana transfer ke daerah sebesar Rp 1,6 triliun.





Koordinator Lapangan  GAMPATA, Syahputra Ariga,  dalam orasinya menyoroti dugaan penyimpangan penggunaan anggaran bencana banjir sebagai topik utama dalam tuntutan aksi di kantor Gubernur Aceh yang mendapat pengawalan dari Polri dan Satpol PP.





Setelah aksi belangsung selama 30 menit, mahasiswa yang  ingin menyampaikan sejumlah tuntutan dan penjelasanan langsung dari pejabat pemerintah Aceh belum juga terjawab, karena tidak satupun pejabat yang datang menjumpai mahasiswa.





Suasana aksi demo mulai agak memanas, karena keinginan mahasiswa untuk menyampikan tuntutan belum terlayani dan selaian pejabat pemerintah yang ditunggu tak kunjung datang. Puluhan mahasiswa mulai beraksi merapatkan barisan sambil bergerak maju tiga langkah mendekati pintu masuk kantor Gubernur Aceh.





Dalam suasana mulai memanas itu, akhirnya pemerintah Aceh diwakili Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Aceh , Muhammad Syahril menjumpai mahasiswa  di teras pintu masuk kantor pemerintah Aceh dengan mendapat pengamanan personil Polri dan Satpol PP. 





“Maaf saya terlambat datang , karena tadi menghadiri rapat. Begitu mendapat inf adanya aksi mahasiswa, saya langsung diperintahkan oleh pimpinan untuk menjumpai,” kata Muhammad Syahril.


Halaman:

Terkini

Insan pers Aceh berduka, H Sjamsul Kahar meninggal dunia

Kamis, 24 September 2026 | 09:00 WIB

Perlindungan pekerja rentan di Banda Aceh

Senin, 21 September 2026 | 17:18 WIB

Biaya produksi kapal ikan meningkat

Senin, 21 September 2026 | 13:56 WIB

Eksploitasi berlebihan ancam populasi hiu

Senin, 21 September 2026 | 12:01 WIB

Segera dibangun di Kota Banda Aceh, Hotel Aceh Heritage

Sabtu, 19 September 2026 | 09:06 WIB

Budaya Jumat Bersih ASN di Banda Aceh

Jumat, 18 September 2026 | 09:57 WIB

Dihukum hingga 100 kali cambuk

Kamis, 17 September 2026 | 14:53 WIB

Antrean warga paket sembako subsidi

Rabu, 16 September 2026 | 12:25 WIB

Harga bawang stabil, cabai naik 100 persen

Rabu, 16 September 2026 | 11:55 WIB

Lonjakan harga ayam potong di Aceh

Rabu, 16 September 2026 | 10:51 WIB

Mungkin minuman ini yang cocok untuk anda di musim panas

Minggu, 13 September 2026 | 13:39 WIB

Panen tiram di waduk pengendalian banjir

Minggu, 13 September 2026 | 09:42 WIB

Alih fungsi lahan tambak untuk perumahan

Sabtu, 12 September 2026 | 23:35 WIB

Hutan manggrove pesisir Banda Aceh terancam hilang

Sabtu, 12 September 2026 | 23:05 WIB

Burung kuntul terancam pembangunan rumah

Sabtu, 12 September 2026 | 22:37 WIB