banda-aceh

MPU Aceh minta pemerintah segera pindahkan pengungsi ke huntara sebelum Ramadhan

Rabu, 11 Februari 2026 | 14:27 WIB



Pembangunan tidak hanya berfokus pada aspek fisik dan material, tetapi juga penguatan nilai-nilai spiritual masyarakat, terutama menjelang bulan suci Ramadan.





MPU Aceh menyampaikan kondisi sejumlah pondok pesantren dan masjid yang terdampak banjir hingga tidak lagi dapat digunakan. Karena itu, penguatan aspek spiritual dinilai sama pentingnya dengan pemenuhan kebutuhan logistik. 





Dalam penanganan bencana, pihaknya mendorong pemerintah untuk memberi dukungan kepada para Teungku dan Ulama yang selama ini mendampingi masyarakat pengungsi, baik dalam menjaga pelaksanaan ibadah, pengajian, maupun penguatan mental dan spiritual.





“Pada tahap awal bencana, fokus pada kebutuhan pangan dan sandang memang sangat penting. Namun menjelang Ramadan, nilai-nilai spiritual juga harus disentuh agar masyarakat tetap kuat, sabar, dan memahami keterbatasan manusia dalam ikhtiar,” 





Sebagai bentuk tanggungjawab kemanusian, para ulama di Aceh telah mengirimkan santri untuk menetap di sejumlah hunian sementara dan posko pengungsian mendampingi masyarakat selama Ramadan. Pendampingan tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat bahwa musibah merupakan ujian dari Allah SWT yang harus dihadapi dengan kesabaran dan keimanan.





Menanggapi harapan MPU Aceh itu, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI H. Ahmad Muzani, menyatakan permintaan dan harapan itu  akan kami sampaikan kepada Presiden. 





“Seluruh aspirasi itu akan kami sampaikan langsung kepada Presiden sepulang dari Aceh. Alhamdulillah, satu per satu penangan pascabencana sudah mulai terpulihkan, antara lain jalur Banda Aceh–Medan kembali membaik, akses antarwilayah tersambung dan pasokan listrik telah pulih hingga 99 persen, meskipun masih ada sekitar 23 desa yang membutuhkan penanganan lanjutan karena kondisi geografis yang berat,” jelasnya.





Menurut Ahmad Muzani, bantuan material dan pemulihan infrastruktur memang penting, namun menjaga harapan dan keyakinan masyarakat jauh lebih krusial agar Aceh tidak terjebak dalam keputusasaan pascabencana.

Halaman:

Tags

Terkini

Insan pers Aceh berduka, H Sjamsul Kahar meninggal dunia

Kamis, 24 September 2026 | 09:00 WIB

Perlindungan pekerja rentan di Banda Aceh

Senin, 21 September 2026 | 17:18 WIB

Biaya produksi kapal ikan meningkat

Senin, 21 September 2026 | 13:56 WIB

Eksploitasi berlebihan ancam populasi hiu

Senin, 21 September 2026 | 12:01 WIB

Segera dibangun di Kota Banda Aceh, Hotel Aceh Heritage

Sabtu, 19 September 2026 | 09:06 WIB

Budaya Jumat Bersih ASN di Banda Aceh

Jumat, 18 September 2026 | 09:57 WIB

Dihukum hingga 100 kali cambuk

Kamis, 17 September 2026 | 14:53 WIB

Antrean warga paket sembako subsidi

Rabu, 16 September 2026 | 12:25 WIB

Harga bawang stabil, cabai naik 100 persen

Rabu, 16 September 2026 | 11:55 WIB

Lonjakan harga ayam potong di Aceh

Rabu, 16 September 2026 | 10:51 WIB

Mungkin minuman ini yang cocok untuk anda di musim panas

Minggu, 13 September 2026 | 13:39 WIB

Panen tiram di waduk pengendalian banjir

Minggu, 13 September 2026 | 09:42 WIB

Alih fungsi lahan tambak untuk perumahan

Sabtu, 12 September 2026 | 23:35 WIB

Hutan manggrove pesisir Banda Aceh terancam hilang

Sabtu, 12 September 2026 | 23:05 WIB

Burung kuntul terancam pembangunan rumah

Sabtu, 12 September 2026 | 22:37 WIB