Banda Aceh (Aentenews) - Ketua Komisi 1 DPRK Banda Aceh Teuku Nanta Muda mengajak masyarakat untuk bersinergi guna menciptakan kondisi aman sebagai upaya bersama dalam mendukung perkembangan dan kesejahteraan warga di ibu kota Provinsi Aceh ini.
Hal tersebut disampaikan menanggapi munculnya aksi-aksi kriminal dakam beberapa bulan terakhir, sehingga dinilai mulai mengusik kenyamanan masyarakat di Kota Banda Aceh.
Di Banda Aceh, Rabu, politisi muda dari Partai Nasdem itu menegaskan bahwa keamanan adalah dasar penting bagi kemajuan kota.
"Menciptakan kondisi yang aman tidak hanya menjadi tanggungjawab aparat penegak hukum, tapi sinergi atau peran bersama seluruh komponen. Sinergi antara pemerintah, aparatur, dan masyarakat akan menjadi kekuatan utama dalam menjaga ketertiban dan keamanan," ujarnya.
Teuku Nanta Muda mencontohkan kasus-kasus kriminal yang terjadi di sejumlah lokasi sejak beberapa bulan terakhir, misalnya kasus pencurian meter air PDAM, kemudian hilangnya uang dari celeng masjid serta aksi jampret di Peunayong Kota Banda Aceh.
Dari contoh kriminal yang dinilai mengusik kenyamanan Kota Banda Aceh, ia menyatakan prihatin kasus pencurian water meter PDAM. "Yang menjadi pertanyaan untuk meter water itu dicuri dan dijual kemana. Saya berharap agar kasus ini terus ditelusuri guna menjawab berbagai anggapan masyarakat, " katanya menjelaskan.
Oleh karena itu, ia menyarankan agar setiap masjid juga harus memasang cctv sebagai upaya antisipasi pencurian atau kejahatan lain di rumah ibadah itu.