Foto Dok Diskomimfotik Banda Aceh
Banda Aceh (Aentenews) - Pembukaan Peukan Raya Ramadhan (PRR) ditandai dengan tradisi “Teumok Beulangong” Kanji Rumbi oleh Wali Kota Illiza bersama wakilnya Afdhal Khalilullah dan Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah, kemudian takzil khas Serambi Mekah itu dibagikan gratis kepada pengunjung.
Di Banda Aceh, Jumat, saat membuka PRR tersebut, Illiza menyebut ini bukan sekadar kegiatan tahunan, tetapi bagian dari ikhtiar untuk membangkitkan ekonomi kota dalam semangat bulan puasa.
Melalui PRR hingga 13 Maret 2026, Pemko Banda Aceh menghadirkan ruang ekonomi berbasis kolaborasi. Sebanyak 150 brand UMKM dalam 120 stand pameran ambil bagian. “Kita menargetkan 10 ribu pengunjung per hari dengan proyeksi perputaran ekonomi di atas Rp 2 miliar.”
“Target kita jelas: Peukan Raya Ramadan ini bukan sekadar ramai, tetapi menjadi pusat transaksi. Bukan sekadar acara, tetapi ada penguatan usaha dan peningkatan pendapatan masyarakat,” ujarnya.
PRR 2026 menghadirkan tiga zona utama, yakni Peukan Raseuki: pusat kuliner berbuka puasa, Peukan Khanduri: ruang berbagi takjil gratis dengan tradisi teumok untuk mempererat kebersamaan, “dan Peukan Silaturahmi sebagai panggung interaksi, pertunjukan, dan kegiatan masyarakat selama Ramadan,” ujarnya lagi.
Illiza pun menyebut Peukan Raya Ramadan 2026 sebagai bagian dari strategi pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan. “Kita ingin pertumbuhan ekonomi Banda Aceh bukan hanya tinggi secara angka, tetapi berkualitas dan inklusif -dirasakan oleh pedagang kecil, pelaku usaha rumahan, hingga generasi muda kreatif.”