Rabu, 30 September 2026

Produksi cincau menurun mengikuti permintaan pasar Ramadhan 

Photo Author
Ampelsa, AenteNews.com
- Senin, 23 Februari 2026 | 14:46 WIB
Pekerja memproduksi cincau untuk kebutuhan kuliner Ramadhan di Banda Aceh, Senin (23/2/2026). Aentenews Foto/Ampelsa
Pekerja memproduksi cincau untuk kebutuhan kuliner Ramadhan di Banda Aceh, Senin (23/2/2026). Aentenews Foto/Ampelsa


Banda Aceh (Aentenews) – Pelaku industri rumahan di Banda Aceh menyatakan, produksi cincau pada Ramadhan 1447 Hijriyah mengalami penurunan drastis dibanding Ramadhan tahun 2025 dampak berkurangan permintaan pasar.





 Pelaku industri rumahan, Djoek Fa, di Banda Aceh, Senin (23/2/2026) menyatakan pada Ramadhan 2025, produksi cincau mencapai 800 hingga 1000 kaleng (kotak) per hari, namun Ramadhan 2026 produksi cincau turun drastis mencapai 400 kaleng per hari.





Penurunan produksi cincau untuk kebutuhan kuliner Ramadhan tahun ini,  karena permintaan pasar menurun. Dampak bencana banjir juga salah satu menurunnya produksi cincau.





Seperti Kabupaten Pidie, salah satu daerah terdampak bencana yang selama ini sebagai pemasok cincau. Pada Ramadhan tahun ini permintaannya menurun drastis dan selain beberapa daerah lainnya di Aceh.





Pada hari pertama hingga saat ini Ramadhan, permintaan dan produksi cincau masih bertahan dan kemungkinan pada pertengahan Ramadhan 1447 Hijriyah akan mengalami penurunan karena faktor ekonomi masyarakat.





Terkait harga penjualan, pelaku usaha tersebut menyatakan tidak mengalami perubahan sama dengan tahun sebelumnya Rp25.000 per kaleng





Djoek FA menyebutkan pemasaran cincau tidak hanya di Kota Banda Aceh dan sekitarnya, tetapi juga dipasarkan di wilayah barat  dan timur Aceh, antara lain Kabupaten Aceh Selatan, Pulau Simeulue, Kabupaten Bireuen. 


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Ampelsa

Tags

Terkini

Insan pers Aceh berduka, H Sjamsul Kahar meninggal dunia

Kamis, 24 September 2026 | 09:00 WIB

Perlindungan pekerja rentan di Banda Aceh

Senin, 21 September 2026 | 17:18 WIB

Biaya produksi kapal ikan meningkat

Senin, 21 September 2026 | 13:56 WIB

Eksploitasi berlebihan ancam populasi hiu

Senin, 21 September 2026 | 12:01 WIB

Segera dibangun di Kota Banda Aceh, Hotel Aceh Heritage

Sabtu, 19 September 2026 | 09:06 WIB

Budaya Jumat Bersih ASN di Banda Aceh

Jumat, 18 September 2026 | 09:57 WIB

Dihukum hingga 100 kali cambuk

Kamis, 17 September 2026 | 14:53 WIB

Antrean warga paket sembako subsidi

Rabu, 16 September 2026 | 12:25 WIB

Harga bawang stabil, cabai naik 100 persen

Rabu, 16 September 2026 | 11:55 WIB

Lonjakan harga ayam potong di Aceh

Rabu, 16 September 2026 | 10:51 WIB

Mungkin minuman ini yang cocok untuk anda di musim panas

Minggu, 13 September 2026 | 13:39 WIB

Panen tiram di waduk pengendalian banjir

Minggu, 13 September 2026 | 09:42 WIB

Alih fungsi lahan tambak untuk perumahan

Sabtu, 12 September 2026 | 23:35 WIB

Hutan manggrove pesisir Banda Aceh terancam hilang

Sabtu, 12 September 2026 | 23:05 WIB

Burung kuntul terancam pembangunan rumah

Sabtu, 12 September 2026 | 22:37 WIB

Terpopuler

X