Safrina Salim, menyampaikan, penyaluran alat kontrasepsi hari ini bukan hanya tentang memberikan layanan KB, tetapi juga memastikan para ibu dan pasangan memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.
“Dengan pengetahuan yang tepat, kita bisa merencanakan kehamilan secara sehat, mencegah risiko kesehatan, serta mewujudkan keluarga yang berkualitas,” tambahnya.
Diharapkan seluruh akseptor untuk tidak ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan agar penggunaan alat kontrasepsi sesuai dengan kondisi masing-masing, bahkan di tengah situasi bencana, demi terwujudnya keluarga yang sehat dan berkualitas di Provinsi Aceh.
Aentenews by Ampelsa