Aceh Barat (Aentenews) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat melaporkan, upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah itu sudah dapat dikendalikan, namun di beberapa titik masih terdapat kepulan asap yang masih berpotensi terjadi penyebaran api.
Kondisi di lapangan kebakaran hutan dan lahan, terutama di kecamatan Kuala Bubon sudah dapat dikendalikan, meski beberapa titik asap masih terlihat, karena lahan yang terbakar merupakan kawasan lahan gambut.
“Di lokasi masih terlihat asap, mengingat pemadaman total dilahan gambut sulit kita lakukan kalau hanya menggunakan mesin pompa,” kata Plt Kalaksa BPBD Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah yang dihubungi Aentenews di Aceh Barat, Jumat(5/6/2026).
Plt Kalaksa BPBD Teuku Ronald mengatakan, hingga saat ini tim penanganan karhutla BPBD standby di mako BPBD dan mengintensifkan pemantauan dulu sambil menunggu perkembangan akan dilakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari BNPB dan BMKG.
Dikhawatirkan, katanya Ronald, jika Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tidak dilaksanakan hari ini, kemungkinan terjadi penjalaran api mengingat sudah adanya tanda tanda asap di lokasi. “Tim kami akan melanjutkan penanganan dan pemantauan kondisi setelah waktu Shalat Jumat,” ujarnya.
Sebelumnya, dilaporkan kebakaran hutan dan lahan yang terpantau di sejumlah titik dalam empat wilayah kecamatan di kabupaten Aceh Barat mencapai seluas 23,6 hektare. Kecamatan Bubon seluas 20 hektare, kecamatan Johan Pahlawan seluas 1 hektare, kecamatan Arongan lambalek seluas 1 hektare dan kecamatan meureubo seluas 1,6 hektare.
Dalam upaya penanganan karhutla, tim gabungan BPBD Aceh Barat mengaku mengalami kendala di lapangan, antara lain faktor angin kencang di lokasi , asap tebal yang mempengaruhi jarak pandang dan selain akses ke lokasi sulit dilalui kendaraan roda empat karena medannya menantang dan banyak tantangan.