Meulaboh (Aentenews) - Wali Nanggroe Teungku Malik Mahmud Al - Haytar menyatakan kecewa pembanggunan rumah sakit regional Aceh di Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat yang mulai dibangun tahun 2017 itu sempat mangkrak.
"Yang saya kecewa kenapa ini sampai terhenti, dan ini akan kita usahakan lagi, bersama kita akan bertemu dengan pemerintah, terutama Pak Prabowo dan saya akan berbica langsung kepada Presiden agar dibantu dan disiapkan sesegara mungkin rumah sakit ini," katanya di Meulaboh, Ahad.
Dalam kunjungan kerja, Wali Nanggroe yang didampingi Bupati Aceh Barat, Tarmisi SP, meninjau gedung Rumah Sakit Regional Meulaboh, di Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawn.
Wali Nangroe mengatakan bahwa dirinya kaget dan bangga karena usah mereka untuk mendirikan RS Regional pada tahun 2017 lalu sudah dimulai bahkan sudah selesai sekitar 50 persen.
Dia juga meminta kepada semua masyarakat agar turut mendoakan pembangunan RS Regional Meulaboh tersebut dapat cepat selesai dan berfungsi untuk melayani masyatakat di barat selatan dan Aceh.
"Mudah mudahan dengan adanya RS Regional ini terutama orang yang berada di regional daerah barat ini sudah mempunyai rumah sakit yang baik, tidak perlu lagi ke RS Zainal Abidin," katanya.
Sementara itu, Tarmizi mengucapkan terimakasih kepada Wali Nanggro yang telah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Barat dan itu merupakan bentuk perhatian serius untuk masyarakat barat selatan Aceh.