Terkait persoalan kisruh JKA dan data desil penerima bantuan sosial, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menjadikan persoalan tersebut sebagai momentum pembenahan validitas data masyarakat. Pemerintah bahkan telah membuka posko pengaduan guna memastikan data penerima bantuan lebih tepat sasaran. “Jangan khawatir, pemerintah hadir untuk memperbaiki data agar bantuan tepat sasaran,” kata Tarmizi.
Pada kesempatan yang sama, Tarmizi menegaskan bahwa aparatur pemerintah harus selalu siap melayani masyarakat, terutama dalam kondisi darurat tanpa mengenal batas waktu kerja. Ia juga menaruh perhatian serius terhadap persoalan judi online, narkoba, dan aliran sesat yang dinilai harus ditindak tegas tanpa toleransi.
Di bidang keagamaan, Bupati Aceh Barat mendorong pelaksanaan majelis taklim secara rutin setiap pekan dan diperluas hingga tingkat kecamatan maupun kabupaten guna memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Tarmizi mengajak seluruh tokoh gampong menjaga persatuan dan kekompakan demi menciptakan suasana yang aman, damai, dan harmonis. “Tokoh gampong harus bersatu, jangan ada keributan. Kebersamaan menjadi kunci membangun daerah,” pungkasnya.//Redaksi.