Kalapas juga mengingatkan para peserta untuk mengikuti seluruh kegiatan, aturan, dan arahan yang diberikan selama masa magang.
Ia memahami bahwa transisi dari dunia kampus ke dunia kerja sering kali menimbulkan kekhawatiran, namun menurutnya, tantangan yang dihadapi saat bekerja justru jauh lebih sederhana dibandingkan proses panjang menyelesaikan kuliah dan skripsi.
“Selama memiliki kemauan kuat, kalian pasti mampu menyesuaikan diri. Kunci keberhasilan selalu ada pada diri sendiri,” tegasnya.
Sebagai generasi muda yang masih segar dengan ilmu dan energi, peserta magang disebut memiliki potensi luar biasa untuk memberikan kontribusi positif dalam berbagai aspek pelayanan pemasyarakatan, mulai dari administrasi, pembinaan, hingga perawatan warga binaan.
Kalapas berharap kehadiran peserta magang membawa ide-ide baru yang bermanfaat bagi organisasi serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas di lingkungan Lapas Meulaboh.
Program magang ini merupakan inisiatif pemerintah yang dirancang untuk lulusan baru diploma dan sarjana (maksimal lulus satu tahun) guna memperkuat kompetensi kerja, memberikan pengalaman langsung, dan menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja.
“Saya percaya tidak ada pekerjaan yang terlalu sulit jika kita memiliki tekad dan kemauan beradaptasi. Jadikan pengalaman ini sebagai langkah besar menuju masa depan kalian,” pesan Kalapas.// RIO
.