“Semangat membangun Pak Bupati dengan relasi yang beliau bangun ke pusat harus diimbangi SKPK dengan kesiapan dokumen. Kalau tidak, peluang emas tetap hilang,” ujarnya.
Ia menyebut, meskipun APBN sedang efisiensi, namun sejumlah program strategis pusat masih terbuka untuk diakses oleh daerah, seperti DAK Infrastruktur Dasar, SBSN untuk madrasah dan rumah sakit, Inpres Jalan Daerah, Program Desa Wisata, Pamsimas/SPAM, hingga bantuan infrastruktur UMKM.
“Kalau kita tidak siapkan dokumen, daerah lain yang lebih dulu ambil peluang. Kita hanya jadi penonton. Sudah waktunya akhiri budaya ‘gagasan tanpa eksekusi’,” tegasnya.
Ahmad Yani optimistis, dengan semangat perubahan dan perencanaan yang lebih matang, Aceh Barat bisa keluar dari ketertinggalan. “DPRK siap mendukung anggaran yang membuka jalan masuknya proyek strategis nasional ke Aceh Barat,” pungkasnya.
Pewarta Aceh Barat/Nagan Raya : RIO