Meulaboh (Aentenews) - Bupati Aceh Barat Tarmizi, meminta agar produk kerajinan masyarakat daerah ini harus mampu menjamin kebutuhan atau permintaan pasar.
"Harapannya agar produk – produk kerajinan Aceh Barat khususnya yang di bawah binaan Dekranasda sudah sangat baik namun masih perlu adanya pengembangan hingga mereka siap untuk memproduksi dalam jumlah besar," katanya di Meulaboh, Rabu.
“Yang jangan sampai nanti sudah ada pasarnya tapi tidak ada produknya, atau tidak mampu memenuhi kuota yang dibutuhkan. Ini lah yang perlu disinkronkan hari melalui Rakor hari ini, sehingga nanti semua UMKM itu akan dibina agar menjadi meningkat,” ujar Tarmizi.
Dia berharap pada tahun 2027 dan tahun 2028 nanti Kabupaten Aceh Barat memiliki produk unggulan khas daerah yang sudah mulai dipasarkan dan jumlah UMKM di Aceh Barat meningkat setiap tahunnya.
Hal tersebut juga disampaikan bupati saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) di kantor dinas setempat.
Tarmizi mengatakan, kegiatan Rekor dengan dinas – dinas yang ada dilingkup Pemkab Aceh Barat tersebut merupakan agenda rutin yang sudah dilakukan beberapa kali dan akan terus dilakukan dengan semua dinas.
Selain melaksanakan Rakor dengan seluruh pegawai di Disperindagkop, Tarmizi juga meninjau galeri Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Aceh Barat yang ada di kantor dinas setempat.