Rabu, 30 September 2026

Pembangunan gerai KDMP mangkrak? Berikut penjelasan Keuchik Gampa

Photo Author
Azhari, AenteNews.com
- Minggu, 3 Mei 2026 | 20:01 WIB


Pekerja sedang membangun gerai KDMP Desa Gampa, Aceh Barat. FotoIst





Meulaboh (Aentenews) -  Isu terkait pembangunan gerai  Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Gampa, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, yang disebut mangkrak dan terhenti, akhirnya mendapat klarifikasi langsung dari pihak desa dan pengawas proyek di lapangan.


Pembangunan dipastikan bukan mangkrak, melainkan hanya mengalami penyesuaian teknis sementara akibat kendala cuaca.


Keuchik Gampa, Zainal Abidin, juga menyampaikan klarifikasi terkait pernyataannya yang sebelumnya dimuat dalam pemberitaan media. Ia mengaku tidak mengetahui bahwa percakapan atau penjelasan yang disampaikannya saat itu akan dipublikasikan sebagai berita online dimana brita yang dimuat tidak sesuai dengan pernyataan yang saya berikan.


Menurutnya, komunikasi yang terjadi kala itu dipahaminya hanya sebatas obrolan biasa terkait kondisi pembangunan di lapangan, bukan wawancara resmi untuk konsumsi publik.


“Saya sangat menyayangkan karena saya tidak mengetahui kalau pernyataan yang saya sampaikan saat itu akan dimuat menjadi berita online. Seandainya sejak awal disampaikan bahwa itu untuk pemberitaan, tentu saya akan menjelaskan kondisi yang sebenarnya secara utuh agar tidak menimbulkan salah persepsi di tengah masyarakat,” ujar Zainal Abidin, Minggu (3/5).


Ia menegaskan, progres pembangunan KDMP saat ini tetap berjalan dan tidak pernah dihentikan secara permanen. Menurutnya, sempat terjadinya jeda aktivitas di lokasi bukan karena proyek terbengkalai, melainkan karena faktor banjir sungai yang menyebabkan material timbunan tidak dapat diangkut ke lokasi pembangunan.


“sampai saat ini kita bisa melihat sama-sama langsung ke lokasi KDMP.Dimana  proses pekerjaan tetap berjalan di workshop, termasuk pengerjaan kerangka baja untuk kelanjutan konstruksi,” ujar Zainal Abidin.


Ia juga meluruskan informasi terkait keterlibatan pemerintah desa dalam pembangunan tersebut. Menurutnya, sejak awal desa turut dilibatkan, terutama dalam penentuan lokasi pembangunan, penyediaan dokumen administrasi lahan, hingga dukungan tambahan penimbunan lokasi menggunakan anggaran desa.


Bahkan, dari skema awal penimbunan sekitar 40 persen, Pemerintah Desa Gampa disebut menambah dukungan sekitar 20 persen lagi sehingga total timbunan mencapai 60 persen demi mempercepat kesiapan lahan pembangunan.


“Lokasi ini memang rendah, sehingga perlu tambahan timbunan agar konstruksi kuat dan aman. Desa ikut berkontribusi dalam penimbunan itu,” jelasnya.


Sementara itu, Pengawas Proyek KDMP, Abdi Muhammad, memastikan pembangunan terus berlanjut dan saat ini tim pelaksana sedang fokus menyelesaikan pekerjaan pendukung agar konstruksi utama dapat dipercepat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Azhari

Tags

Terkini

Di Aceh Barat ada Festival Nipah, seperti apa?

Senin, 14 September 2026 | 22:12 WIB

Aceh Barat peroleh TKD Rp68,1 miliar, simak realisasinya

Jumat, 11 September 2026 | 19:41 WIB

Bupati Aceh Barat hadiri South East Olympiad di Malaysia

Kamis, 10 September 2026 | 00:18 WIB

Pejabat Pemkab Aceh Barat sidak pasar, ada apa?

Selasa, 1 September 2026 | 17:44 WIB

Ini sosok Sekda Aceh Barat

Senin, 24 Agustus 2026 | 18:48 WIB

Hasil panen menurun dampak kemarau

Senin, 24 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Aceh Barat butuh 800 rumah layak huni

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:53 WIB

HUT RI di Aceh Barat diwarnai lomba gerak jalan

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Terpopuler

X